Romahurmuziy Ungkap Keterlibatan Menag Dalam Kasus Jual Beli Jabatan!

Romahurmuziy Ungkap Keterlibatan Menag dalam Jual Beli Jabatan
sumber/beritasatu
Jakarta, Dilansir dari Beritasatu.com - Mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy alias Rommy mengungkap peran dan keterlibatan Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin dalam kasus dugaan suap jual beli jabatan di Kementerian Agama (Kemenag). Romy menegaskan, Lukman sebagai pihak yang berwenang menerbitkan Surat Keputusan (SK) jabatan di Kemag. Termasuk SK untuk Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi dan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Timur Haris Hasanuddin yang telah didakwa menyuap Romy dan Lukman.

"Yang punya kewenangan menerbitkan SK kan Menteri Agama. Jadi kalau mau menyatakan terlibat atau tidak justru pertanyaannya yang salah. Memang yang punya SK kan menteri agama," kata Rommy usai diperiksa penyidik di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (18/6).

Rommy mengakui menyodorkan nama Haris dan Muafaq ke Lukman untuk menduduki jabatan sesuai yang mereka lamar. Alasannya, Haris dan Muafaq dinilai sosok yang pantas mengemban jabatan tersebut. Rommy berdalih nama-nama itu direkomendasikan lantaran kewajibannya sebagai anggota DPR. Padahal, Rommy merupakan anggota Komisi XI yang membidangi keuangan dan tidak ada hubungannya dengan Kementerian Agama.

"Nama-nama itu saya usulkan ke pak Menteri sebagai kewajiban saya sebagai anggota DPR dan ada nama yang kebetulan berkesesuaian apa yang kemudian akhirnya diputuskan pak Menteri, ada juga yang ditolak dan tidak sedikit. Begitu," kata Rommy.

Meski demikian, Rommyberkelit saat dikonfirmasi telah menitipkan kedua nama itu kepada Lukman. Dia bahkan mengklaim tidak mengenal Haris dan Muafaq secara pribadi. "Bukan atas titipan saya, enggak kenal (Haris dan Muafaq)," kata Rommy.

Sekjen Kemag Nur Kholis Setiawan mengakui diperintahkan Lukman untuk memenangkan Haris Hasanudin dalam seleksi calon kepala kantor wilayah Kemenag Jawa Timur. Padahal, dari hasil seleksi, Panitia Seleksi menyatakan Haris tidak lolos. Bahkan, Lukman siap pasang badan jika nantinya muncul persoalan dari perintahnya tersebut.

Jubir KPK, Febri Diansyah memastikan pihaknya mencermati setiap fakta yang muncul di persidangan. Termasuk mengenai perintah Lukman memenangkan Haris. Dikatakan, fakta-fakta yang muncul akan menjadi poin penting pihaknya dalam mengembangkan kasus ini. "Itu poin yang akan kami dalami khusus di persidangan ini dan juga termasuk nanti jika dibutuhkan pengembangan penanganan perkara," kata Febri Diansyah.

Febri Diansyah masih enggan menjawab saat disinggung adanya dugaan penyalahgunaan kewenangan yang dilakukan Lukman. Dikatakan, saat ini, pihaknya fokus menyelesaikan persidangan dan penyidikan yang sedang berjalan. "Kami melihat fakta-fakta yang muncul dalam persidangan terlebih dahulu. saya kira tidak tepat kalau saya mengatakan cukup atau tidak cukup bukti saat ini karena fokus KPK adalah pada persidangan ini. Nanti kesimpulannya mungkin di tuntutan atau pada putusan hakim," kata Febri Diansyah.

Diketahui, Jaksa KPK mendakwa Haris Hasanudin telah menyuap Romahurmuziy alias Romy selaku anggota DPR sekaligus Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Lukman Hakim Saifuddin selaku Menteri Agama (Menag). Suap sekitar Rp 325 juta itu diberikan Haris kepada Romy dan Lukman agar lolos seleksi dan dilantik sebagai Kakanwil Kemag Jatim.

sumber/beritasatu/ala/zia

Belum ada Komentar untuk "Romahurmuziy Ungkap Keterlibatan Menag Dalam Kasus Jual Beli Jabatan!"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel